This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 13 Februari 2012

gambar power steering

yang mau gambar power steering klik saja disini

wer Steering adalah perangkat/system pada kendaraan yang berfungsi untuk meringankan kemudi kendaraan. Sehingga kendaraan dapat bermanuver dengan mudah dan dapat bergerak dengan radius putar yang lebih kecil. Jenis Power Steering mempunyai 2 tipe, dimana masing-masing jenis diaplikasikan pada kendaraan tertentu sesuai dengan kapasitasnya, yaitu jenis HYDROLIS dan ELEKTRIS. Power Steering jenis Hydrolis bekerja menggunakan oli yang bertekanan tinggi sehingga kemudi menjadi lebih ringan. Contoh mobil yang menggunakan jenis seperti ini adalah Toyota Kijang, Isuzu Panther, BMW 320i, Timor, Honda Genio, dll (Hampir sebagian besar mobil memakai jenis ini). Sedangkan jenis Elektris bekerja menggunakan tenaga listrik dengan memakai dynamo elektris khusus Power Steering. Mobil yang memakai jenis ini adalah Suzuki Karimun, Mazda Vantrend, Honda City. Image Power Steering Elektris dan Hidrolis POWER STEERING HYDROLIS Jenis Power Steering Hydrolis terdiri dari 2 macam yaitu type RACK AND PINION dan type GEARBOX. Untuk Power Steering type Rack Pinion biasanya banyak dipakai pada kendaraan-kendaraan jenis niaga dan sedan seperti Kijang, Carnival, E-2000, Great Corolla, Corona Absolute, BMW,dll. Sedangkan type Gearbox banyak dipakai untuk kendaraan-kendaraan setara Jeep atau niaga (SUV) seperti Isuzu Panhter, Taft GT, Feroza, Suzuki Katana, Vitara, Jeep Cheeroke, dll. Prinsip kerja Power Steering Hydrolis adalah system yang ada pada hidrolik memanfatkan tenaga mesin untuk menekan oli pada pompa P/S sehingga kerja kemudi menjadi lebih ringan, karena itu sebagian tenaga mesin dipakai untuk memutar pompa Power Steering (Vane Pump). Rack and Pinion -- Gearbox Rack and Pinion -- Gearbox BAGIAN POWER STEERING Untuk system Power Steeringnya sendiri terdiri dari 3 bagian yang berdiri terpisah satu dengan yang lainnya namun masing-masing bagian tersebut bekerja saling berkesinambungan/berkaitan antara satu bagian dengan bagian yang lainnya. Sehingga apabila terdapat kerusakan atau masalah pada system Power Steering tersebut, maka yang harus dilakukan adalah pengecekan/pemeriksaan satu persatu bagian system. Bagian-bagian tersebut adalah : 1. Vane Pump ( Pompa ) Vane Pump atau Pompa P/S adalah berfungsi sebagai penyalur tenaga dari mesin dengan oli yang bertekanan tinggi yang kemudian diteruskan ke bagian Rack Pinion/Gearbox melalui Selang Tekan (Selang bertekanan tingi). Posisi Vane Pump selalu berada di bagian atas dari RackPinion/Gearbox. Dan hampir setengahnya system Power Steering dikendalikan/ditentukan dari kerja Pompa, oleh karena itu bila terdapat kerusakan pada Pompa hampir dipastikan system Power Steeringnya juga tidak akan jalan alias rusak Image Vane Pump 2. Rack Pinion/ Gearbox Rack Pinion/Gearbox adalah system penggerak Power Steering dari kemudi atas kemudian di teruskan ke bagian roda dengan dibantu oleh komponen understeel atau kaki-kaki kendaraan (tie rod, rack end, idle arm dll). Di dalam system RackPinion/Gearbox terdapat piston dan valve(katup) yang bekerja sesuai tekanan olie yang disalurkan melalui Vane Pump, selain itu terdapat juga seal-seal yang berguna menahan tekanan olie agar tidak bocor keluar. Image Gear Box 3. Selang Tekan ( Hose Pressure) Selang ini berfungsi yang menyalurkan olie yang bertekanan tinggi dari Vane Pump ke bagian Rack Pinion/Gearbox, dengan perputaran/rotasi yang sangat cepat maka dapat menimbulkan efek bunyi jika bahan selang yang dipakai kurang bagus kualitasnya.

POWER STEERING (bunyi ketika stir di putar k kiri/knan,tapi setir tidak berat)

Power steering merupakan peralatan hidrolik untuk meringankan sistem kemudi. Kerja sistem kemudi yang menggunakan teknologi power steering ini berdasarkan mekanisme gabungan antara hidrolik dan mekanik. Keduanya bekerjasama untuk menghasilkan putaran kemudi yang ringan. Secara umum komponen power steering sebuah mobil terdiri dari: Pump, Hose (Selang tekanan tinggi dan rendah) Power Steering Mazda Interplay 1992 (sesaat setelah diperbaiki) Power Steering Mazda Interplay 1992 (sesaat setelah diperbaiki) Nah, kendala mobil saya adalah bunyi ngung…ngung atau berdengung saat setir diputar ke kiri atau ke kanan. Suatu hari, saya pergi ke Atrium Senen toko yang namanya “NEW APOLLO” yang menjual khusus spare parts MAZDA – FORD. Saya beli Bosch Arm, depan kiri. Harganya Rp. 35.000. dan Link Netral Tengah Rp. 140.000. Nah, yang masang itu Namanya Umar, di Proyek Senen Blok V Lt. V. Umar dan rekannya yang telah menipu saya Umar TUKANG TIPU Sambil memasang bosch arm tersebut, terjadilah dialog berikut ini: Erik: “Pak Umar, bisa betulin power steering gak?” Umar: “Bisa. Emangnya kenapa power steeringnya”(dengan logat padangnya yang kental. Jadi kalo dia ngomong itu cepat sekali kesannya, karena logatnya itu) Erik: “Begini pak. Saya nyalakan mesinnya lalu bapak dengarkan keluhan yang saya maksudkan.” Umar: “Ok, coba.” singkat cerita, Pak Umar menyebutkan angka Rp. 475.000,- (Rp. 150.000 untuk ongkos pasang bosch arm & link netral tengah Rp. 325.000 untuk 1 selang tekanan tinggi yang ke power steering, 1 selang balik, dan pemasangan). Saya percaya saja, keterangan yang diberikan sangat meyakinkan. Belakangan saya ingat-ingat lagi, sebenarnya saya gak begitu nangkap apa yang dia bilang karena logat padangnya yang membuat kata-katanya meluncur cepat, dan saya cuma bisa denger “ya kan!” “Ya sudah. Kerjain deh pak.” Kata saya. Setelah dibongkar dan dipasang selang custom made dari pak umar, eehhh masih bunyi nguk….nguk…ngung…ngung malah MAKIN KERAS. Kesal! Yang buat kesal adalah waktu yang diperlukan untuk itu semua adalah 5 jam. Lalu dia bilang “Ok, kita copot lagi selangnya lalu kita coba perbesar lagi rongganya.” Waktu sudah menunjukan pukul 5 sore dan sudah mulai gelap. Waktu itu hujan besar di daerah senen. Saya ada jadwal mengajar jam 7pm. Terpaksa dengan kondisi power steering yang sama, saya pergi dan besok akan datang lagi. Besoknya, dicopot dan dibawa lagi selangnya, lalu setelah 2 jam, datanglah selang itu dan dipasang lagi. Pemasangan selang sendiri memakan waktu 2 jam. Setelah itu, BUNYINYA tidak hilang!! Karena jam 7pm ada jadwal ngajar, terpaksa harus pergi dengan kondisi mobil yang masih sama dengan awal. Bahkan bunyinya lebih keras dikit. Besoknya saya datang lagi dan kali ini saya beli dulu selang tekanan tinggi yang asli di APOLLO Motor. NEW APOLLO di atrium senen lantai 5 NEW APOLLO di atrium senen lantai 5 Sebelumnya, dari pagi saya keliling Jakarta. Mulai dari BOTAK SENG di Jatiwaringin (Rp. 1.250.000 untuk pompa dan selang tekanan tinggi termasuk ongkos pasang), PIRANTI STIRINDO UTAMA di Jln Raya raden Inten No. 60 Duren Sawit (Rp. 174.000 untuk servis pompa, Rp. 800.000 untuk ganti pompa), sampai SIBERS MOTOR, di Jln. Kolonel Soegiono, seberang RS. Duren Sawit (tutup hari minggu). Nasihat dari semua ahli power steering itu adalah “Lihat pompanya, kalau goyang pasti bunyi” Sampai di lantai 8 Blok V pasar senen, saya minta high pressure hose yang asli yang baru saya beli itu untuk dipasang. Eh, dia gak masang sendiri, malah nyuruh asistennya yang masih bodoh tuk masang. Alhasil, 4 jam dia masang selang tekanan tinggi itu doang!! Gila! Mazda Interplay Mazda Interplay Selang tekanan tinggi yang melintang di atas tabung oli power steering Selang tekanan tinggi yang melintang di atas tabung oli power steering Setelah 4 jam berlalu dan masih bunyi…. Grrrr dia lihat kalau poli di pompa power steering goyang. Pompa power steering yang rusak (polinya goyang) Pompa power steering yang rusak (polinya goyang) Trus dengan enaknya dia bilang (setelah ganti selang dua kali, terus dibeliin selang tekanan tinggi yang asli tuk dipasang, trus 3 hari bolak-balik dan harus cuti kerja, nunggu berjam-jam bengong) “Kayaknya harus ganti pompa power steering nich… Besok kesini aja tapi agak siang karena saya mau cari pompa copotan singapore dulu.” GUBRAK!! Gila nich orang! Emang hidup gw cuma untuk bolak-balik ganti selang power steering doang! Wah! KAPOK DECH! DUH GUSTI…. KAPOK!! Di tempat pak ahsen di New Apollo di atrium, saya ceritakan apa yang telah terjadi selama 3 hari belakangan ini. Lalu dia telpon seseorang lalu bilang ke saya. “Ini no telp, tempat dan alamat pak ahien di pasar kemayoran. Ganti pompa Rp. 275.000, ongkos pasang Rp. 50.000,- Saya langsung bawa mobil dan hasilnya? Tokcer. Mobil saya jadi halus lagi bunyinya. Nah, semoga pelajaran berharga ini bisa jadi hikmah bahwa: 1. JANGAN PERNAH dengerin tawaran montir yang menyapa kita saat kita lagi beli onderdil mobil di atrium senen ataupun di Pasar Mobil Kemayoran. 2. Jangan terburu-buru. Cari dulu data sebanyak-banyaknya tentang onderdil tersebut. Bisa dari internet, atau datangi bengkel yang memang spesialisasi di bidang tersebut. Mintalah input sebanyak-banyaknya. Luangkan waktu sejenak dan bertukar-pikiranlah dengan orang yang lebih pengalaman di bidangnya. 3. MAU CARI POMPA POWER STEERING yang TOKCER?? dan yang gak gila-gilaan harganya?? Nih saya kasih tahu tempatnya. Tapi cuma buat Mazda, Ford dan Timor. Belilah pompa power steering MAZDA INTERPLAY 1992 disini Belilah pompa power steering MAZDA INTERPLAY 1992 disini New Apollo (Pak Ahsen) dan Naga Mas Motor (Pak Ahien) adalah tempat yang saya tuju untuk keperluan onderdil MAZDA INTERPLAY 1992 saya. Pak Ahsen itu ramah, apa adanya atau jujur, dan edukatif. Artinya, kalo kita datang untuk beli sesuatu yang harganya mahal atau di atas Rp. 100.ooo, atau ada bagian yang masih bisa dipakai, dia akan bilang. “Emang udah rusak bener? Coba di ganti klahernya aja atau coba diganti karet-karetnya dulu. Dan dia gak sungkan-sungkan untuk memberitahu toko yang menjual alat yang kita butuhkan. “Oh mau beli shock breaker? Di toko … aja, barangnya sama tapi lebih murah 50rb. Coba aja deh kalo gak percaya muter2 tanya sendiri.” Oh, mau beli selang karet? Oli? Oli gemuk? di toko …. aja lebih murah 5rb. Memang uang itu gak seberapa, tapi perhatian dia pada masalah saya, dan masukkan2 dia itu yang sangat saya hargai. Dia gak cuma cari untung dan lepas tangan. Dia cari hubungan dengan konsumen. Dia tahu sengitnya persaingan, & susahnya cari langganan. Dia menanam benih tidak hanya pada pikiran kita, tapi pada hati kita. Otak kita terbatas dan bisa lupa. Tapi hati kita yang sudah tersentuh dengan kebaikan orang, akan susah untuk lupa karena kita utang budi. Makanya setelah power steering saya beres, saya beliin dia dan istrinya Molen dari Holland Bakery di lantai dasar Atrium Senen, he..he..he.. Pak Ahsen dari New Apollo itu tanpa dia sadari telah melakukan strategi pemasaran yang paling efisien dan efektif yang banyak dipakai oleh perusahaan jasa saat ini. “Customer retention with WOM (Words Of Mouth)”. Terbukti, banyak orang yang puas dan jadi pelanggannya…. Kita jadi ikhlas dengan keuntungan yang dia dapatkan, karena kita dapat apa yang kita mau dengan kualitas bagus dan dengan sedikit dibawah harga pasar. Ok, salam super!

PENGERTIAN POWER STEERING

Power steering adalah sebuah alat yang digunakan didalam system kemudi untuk meringankan dalam membelokkan setir pada mobil. Fungsi : meringankan putaran kemudi Jenis Power SteEring : 1. Hidrolis:meringankan kemudi dengan memanfaatkan tekanan fluid. Contoh : toyota kijang, panter 2. Elektrik: meringankan kemudi dengan putaran motor listrik. Contoh : honda jazz, suzuki karimun, toyota yaris Fungsi Komponen. 1.Reserfoir yaitu menampung cadangan oli Power Stering 2.Pompa yaitu menghasilkan tekanan fluida keseluruh rangkaian Power Stering 3.Katup Pengatur yaitu mengatur sirkulasi aliran tekanan fluida (oli) sesuai arah kemudi 4.Silinder Tenaga yaitu menyalurkan aliran oli ke long tea rod sesuai arah kemudi Cara Kerja Power Steering Cara kerja power steering amat sederhana. Perpindahan fluida (minyak power steering) akibat tekanan pompa. Fluida yang berpindah dari satu sisi ke sisi lain mengebabkan pergeseran kedudukan gigi pada sistem roda gigi kemudi. Pergeseran inilah menggerakan roda ke kiri atau kekanan sesuai kehendak pengemudi mobil. Pemasangan "power steering" Dari kedua sistem kemudi yang ada, sistem kemudi yang menggunakan kotak roda gigi lebih mudah ditambahi power steering. Namun ini bukan berarti tidak ada kesempatan bagi yang menggunakan sistem kemudi rack and pinion, karena mobil yang menggunakan sistem ini, biasanya tersedia pula power steering yang sudah didesain dan tinggal pasang. Maka perbedaan pada keduanya adalah, bagi model kotak roda gigi kemudi bisa dipasangkan pada semua jenis mobil sedangkan model rack and pinion hanya pada mobil yang sama. Seandainya bisa pun, membutuhkan banyak perubahan. Berbeda dengan power steering cara kotak roda gigi, pada model ini, perubahannya cukup sampai ke kotak roda gigi, tidak sampai ke tangkai penggerak roda. Maka model inilah yang paling banyak dipakai untuk mengubah mobil dari tanpa power steering menjadi berpower steering. "Power steering" kotak roda gigi Cara pemasangannya pun lebih mudah, dan yang penting carilah bengkel yang mampu memasang power steering dengan baik. Tanyakan dengan rinci, mungkin tidaknya mobil Anda dilengkapi power steering. Untuk mobil bermodel bonet, di mana mesin mobil ada di bagian depan sopir, power steering lebih mudah dipasangkan, dibanding mobil yang mesinnya terletak di bawah jok pengemudi. Ruangan yang sempit, sering mengakibatkan kegagalan pemasangan power steering. Setelah mendapatkan perangkat power steering yang cocok, baik bentuk dan besarnya nyaris sama dengan kotak roda gigi kemudi yang lama, biasanya pekerjaan penggantian bisa dimulai. Penting bagi para teknisi adalah membuat kedudukan perangkat power steering yang pas dan kokoh. Dudukan kotak roda gigi kemudi harus kuat dan tidak kocak agar tidak terjadi kelonggaran saat mengemudikan mobil. Kelonggaran pada sistem kemudi bisa menyebabkan mobil tidak stabil. Antara roda kemudi ke kotak roda gigi kemudi biasanya diadakan pengurangan panjang as utama. Bagian ini akan dipotong dan dipasang kembali dengan penyambung. Beruntung bagi Anda yang mobilnya dilengkapi kopling karet atau kros join antara as utama dengan kotak roda gigi kemudi, karena upaya memotong dan mengubah penyambungan bisa dilakuka ndengan lebih muda. Kondisi ini dapat dijumpai pada Kijang lama, dan dapat lebih mudah dibedakan pada tangkai pemindahan gigi transmisi. Tangkai yang bengkok menggunakan kotak roda gigi, sedangkan tangkai yang lurus, sudah menggunakan rack and pinion. Anda juga harus menghitung akibat pemasangan power steering, bila dilakukan tidak tepat. Selain pemasangannya harus kokoh, juga perlu diperhatikan panjang tali kipas dan simetrisnya tali kipas, agar kerja pompa tidak mengganggu mesin. Umumnya, untuk menggerakkan pompa power steering dipasangkan tambahan puli pada poros engkol. Puli pada poros engkol juga mempengaruhi ringan beratnya power steering sekaligus mempengaruhi pemakaian bahan bakar. Puli pada poros engkol yang besar menyebabkan pemakaian bahan bakar lebih banyak dibanding puli yang lebih kecil. Maka bagi bengkel yang sudah berpengalaman, secara rinci akan menawarkan kepada Anda pilihan yang terbaik. Puli poros engkol yang lebih kecil bisa menghemat bahan bakar sampai 12 persen. "Rack and pinion" Bila dilihat dari cara kerjanya, sistem rack and pinion lebih sederhana, begitu pula tampilan fisiknya. Bagi yang mengetahui cara kerja hidraulik, dengan mudah bisa memahami cara kerja sistem rack and pinion. Pompa yang mampu memberi tekanan yang besar, memudahkan pergerakan stir. Cara memindahkan oli dari satu sisi ke sisi lain, bisa menggerakkan stir ke arah mana yang akan dituju. Meski tampilannya sederhana, komponen yang stu ini peka terhadap kebocoran. Seperti cara kerja hidraulik, keutamaannya ada pada sekat yang menjamin tidak terjadi kebocoran. Bila terjadi kebocoran, maka sistem power steering punrewel. Bagi mobil-mobil keluaran setelah tahun 1991, misalnya Kijang Grand maupun Super Kijang G, umumnya sudah menggunakan rack and pinion. Karena itu, untuk mobil-mobil ini lebih mudah dilengkapi dengan power steering, karena tinggal melepas model kemudi lama dan memasang kemudi model power steering, dan kedudukannya pun tidak berubah. Tips perawatan power steering agar awet : 1. Bila kendaraan mau belok sebaiknya jalan atau gerak dulu baru belok. 2. Jangan terlalu sering membelokkan steer sampai mentok/patah terlalu lama. 3. Memilih minyak Power Steering yang original (jenis ATF). 4. Memilih spare parts yang original bila diservice. 5. Untuk hidrolik jenis rack steer, disarankan setiap mencuci kendaraan karet pelindung (boot steer) kanan dan kiri diperiksa, apakah lepas, robek atau terjadi kerusakan lainnya. 6. Jika parkir kendaraan, hendaknya posisi roda bagian depan harus lurus. 7. Gunakan jenis ban dengan tingkat gesekannya rendah Karena system kerja Power Steering itu bisa dilihat dan dirasakan hasilnya, maka sekali lagi jika ada kelainan secepatnya diperiksakan ke bengkel yang mempunyai kemampuan dan tanggung jawab dalam masalah Power Steering.

POWER STEERING
Pada dasarnya secara fisik power steering di desain untuk pengunaan jangka waktu yang lama, dengan melakukan perawatan yang baik dapat menjadikan power steering memiliki masa pakai yang lebih lama, sebaliknya, bila tidak dirawat akan menyebabkan kerusakan dan memperpendek umur power steering. Sebaiknya para pengguna mobil terutama SO mania mendapatkan pengetahuan dasar mengenai power steering. Pengetahuan awal ini dapat dijadikan panduan dalam mengendarai mobil. Gejala awal kondisi power steering tidak bagus dapat dipantau pada saat menggerakkan stir mobil, seperti stir menjadi lebih terasa berat dan tidak nyaman dari keadaan normalnya. Berikut adalah tips dan trik agar power steering awet : Luruskan Posisi Roda Depan Saat Parkir Saat kendaraan diparkir sebaiknya semua roda kendaraan dalam keadaaan lurus. Bila hal ini tidak dilakukan, pada jenis Power Steering Rack & Pinion yang biasa digunakan pada tipe sedan dan minibus akan menimbulkan kebocoran dalam waktu yang lama. Hal ini disebabkan karena bila kemudi diparkirkan dalam keadaan berbelok As Rack Steer (Bootster) dapat menimbulkan perubahan suhu yang dapat membuat komponen karet Bootster cepat sobek/alot sehingga kotoran atau air dapat masuk sehingga dapat merusaknya. Cara Membelokkan Stir Usahakan untuk selalu mengendarai mobil secara halus, terutama saat berbelok / menikung untuk tidak menahan kemudi dalam posisi mentok atau patah terlalu lama. Apabila kemudi dibelokkan secara patah akan menyebabkan suhu yang tinggi pada satu bagian sisi Rack Pinion Steer, sehingga daya tahan Seal/Gasket yang ada tidak kuat yang menyebabkan kebocoran. Rutin Periksa dan Ganti Oli Power Steering Periksalah kondisi oli power steering, apabila oli tersebut sudah berubah warna segera ganti / kuras dengan oli baru. Perubahan warna oli ini disebabkan karena perubahan suhu yang tinggi akibat adanya tekanan tinggi dari pompa oli. Oli Power Steering sebaiknya dikuras setelah 25.000 km pemakaian. Menguras atau flushing berarti selalu menjaga kualitas oli untuk power steering sehingga dapat mencegah kotoran yang bisa mengendap di saluran Power Steering akibat dari oli yang sudah tidak bagus lagi. Kalau oli yang telah lama dibiarkan terus, pastinya akan mengurangi kemampuan kerja serta dapat dapat mengakibatkan keausan pada power steering tersebut. Perhatikan dan Periksa Kondisi Kaki-Kaki Periksalah sektor kaki-kaki kendaraan minimal sebulan sekali, karena sektor ini juga berhubungan dengan power steering. Antara Balljoint roda, Tie rod dan Long Tie rod bekerja saling berhubungan juga dengan power steering. Karena saat komponen tersebut bekerja seperti berbelok, maka sistem power steering juga ikut bekerja, sehingga apabila komponen kaki-kaki tersebut bermasalah, kemungkinan besar sistem kerja power steeringnya juga akan mengalami masalah. Jaga Kondisi dan Tekanan Angin Ban Ban merupakan salah satu piranti vital kendaraan selain berfungsi sebagai “sepatu”, ban juga digunakan sebagai output untuk menentukan arah dan dapat mempengaruhi kinerja power steering itu sendiri. Usahakan agar kondisi ban selalu dalam keadaan yang baik dan hindari kebotakan maupun kurangnya tekanan angin, karena bila tidak, dapat menyebabkan beban power steering menjadi berat sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada komponen power steering. *'Bukankah merawat lebih baik daripada memperbaiki' Jenis-Jenis Power Steering Power steering telah lama dikenalkan pada dunia sejak tahun 1951, sejak saat itu mengendalikan kendaraan menjadi lebih mudah karena adanya sistem ini. Berawal dari penemuan sistem hidrolik, power steering merupakan salah satu penemuan hebat yang dapat dirasakan manfaatnya hingga saat ini khususnya dalam sisi sensitifitas handling mobil yang menjadi lebih responsif dan ringan. Saat ini secara umum telah dikenal beragam jenis power steering yang diterapkan pada mobil, yaitu : Power Steering Konvensional / Hidrolik Power steering ini di gunakan pada mobil biasanya keluaran sebelum tahun 2000 atau pada kendaraan operasional. Sistemnya masih menggunakan hidrolik yaitu menggunakan oli sebagai pompa untuk menekan sehingga stir terasa lebih ringan dan mudah dikendalikan. Dalam hal perawatannya, jenis ini lebih mudah untuk dirawat karena hanya menggunakan oli pada pirantinya untuk dapat bekerja dengan baik. Power steering ini banyak digunakan pada mobil keluarga atau kelas middle end, seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dsb. Full Electric / Electric Power Steering (EPS) Electric power steering merupakan salah satu sistem terbaru dan banyak diaplikasikan pada mobil generasi baru. Pada sistem power steering full electric, motor elektrik bekerja langsung dalam membantu gerakan kemudi, sehingga seluruh sistem power steering electrical bekerja secara electric kemudian disalurkan menjadi energi mekanik. Letak sistem electric pada power steering ini adalah menempel pada batang kemudi / rack dan gearbox steer.Mobil yang menggunakan power steering jenis EPS ini adalah seperti Toyota Vios, Toyota Yaris, Suzuki Karimun, Toyota Crown, Suzuki Swift dan Honda Jazz. Semi Electric / Dynamo Power Steering Umumnya digunakan pada mobil eropa atau mobil lama yang masih menggunakan kerja hidrolik sebagai sistem utama penggerak power steering ini. Pada semi electric, putaran motor elektrik hanya dimanfaatkan untuk mendorong hidraulis. Fungsi ini sebagai pengganti power steering pump yang menempel di mesin dan diputar oleh sabuk van belt. Letaknya tidak menempel pada mesin dan masih mengandalkan minyak untuk meringankan gerak setir melalui selang tekan dan selang balik dari minyak. Contoh mobil yang menggunakan jenis EPS ini adalah Mercedes Benz A-Class, Chevrolet Zafira.

Senin, 06 Februari 2012

Sejarah Otomotif

SeJaRaH DuNiA OtOmOtIf…~ PeRkEmBaNgAn DuNia OtoMoTif Sejarah dunia otomotif dimulai ketika Nicolaus August Otto menemukan mesin motor pada tahun 1876. Kemudian, pada tahun 1885 Gottlieb Daimler menemukan mesin berbahan bakar minyak yang memungkinkan terbukanya revolusi pada lahirnya desain mobil. Penemuan tersebut kemudian dilanjutkan oleh Karl Benz, seorang mechanical engineer yang pertama kali membangun mobil praktis yang dijalankan oleh mesin yang disebut sebagai internal-combustion engine pada tahun 1985. Di Amerika, John W. Lambert menemukan mobil bertenaga bensin pada tahun 1891. Duryea Brothers menjadi perusahaan pertama yang memproduksi dan menjual kendaraan tersebut kepada publik. Segalanya mungkin berjalan tidak terlalu signifikan, sampai pada akhirnya Henry Ford meluncurkan Model-T yang fenomenal itu, dilengkapi dengan sistem transmisi dan desain yang lebih baik. Model pertama diproduksi tahun 1908 dan terus mengalami perubahan hingga tahun 1980. Masih bicara soal transportasi darat, di bidang per-keretaapi-an, sejarah dimulai ketika George Stephenson merancang kereta api uap pertama di tahun 1824. Meskipun memang benar bahwa steam engine telah ditemukan James Watt jauh sebelum itu. Baru pada tahun 1924 kemudian kereta api uap mengalami perkembangan yang matang dan tersebar hingga ke seluruh dunia. Disusul kemudian oleh lahirnya kereta api diesel pada tahun 1960an. Setelah mengalami vakum yang agak lama, muncullah kereta api super cepat berbasis teknologi Maglev yang sebetulnya masih berada pada pertumbuhan awal. Kendati demikian, kita bisa melihat TGV dan Shinkansen dengan penuh kekaguman dan ketakjuban yang tiada terperi. Sementara itu, di dunia aeronautika, sejarah bercerita jauh lebih panjang. Konon, pada tahun 852 seorang ilmuwan Muslim bernama Armen Firman meloncat dari sebuah menara di Cordoba (Spanyol) dan melayang menggunakan jubah yang dikenakan sebagai parasut. Pada tahun 875, Abbas Ibn Firnas mengulang aksi nekad Firman. Sayangnya, ia menderita cidera punggung yang berakibat pada kematian beberapa tahun kemudian. Baghdad kemudian menggunakan nama Firnas sebagai nama bandara untuk mengenangnya. Berabad-abad kemudian, orang terus beranggapan bahwa manusia terbang harus dengan sayap. Bahkan lukisan DaVinci yang terkenal di tahun 1500an itu juga menyiratkan hal yang demikian. Cerita menjadi agak berubah ketika Sir George Cayley di tahun 1799 merumuskan konsep pesawat di mana harus memiliki sayap, ekor, dan sebagainya. Lucunya, konsep ini dituliskan pada sekeping uang perak yang dibuat pada tahun tersebut. Cayley kemudian membuat glider sesuai konsepnya itu dan menyuruh pengemudi keretanya (coachman) untuk mencobanya, tetapi tidak ada pencapaian hasil yang jelas. Adalah Otto Lilienthal yang kemudian menjadi orang pertama yang membuat glider sekaligus mencoba melayangkannya sesaat. Hasil eksperimen tersebut dipublikasikan, tetapi sayangnya, suatu hari ketika ia melakukan percobaan, terjadi hembusan angin yang membuatnya terjungkal dan meninggal dunia. Pada tanggal 28 November 1896, seorang professor bernama Samuel Langley dari Smithsonian Institute berhasil membuat pesawat tanpa awak yang mampu terbang hingga ketinggian 4.200 kaki dengan kecepatan 30 mph. Langley kemudian meminta dana riset dari Departemen Pertahanan Amerika sebesar US$ 5.000 untuk merancang pesawat terbang berawak. Dua kali percobaan yang dilakukan pada tanggal 7 Oktober 1903 dan 9 Desember 1903 hanya membuahkan kegagalan. Percobaan pertama mengakibatkan sayap pesawat patah tanpa meninggalkan darat. Sementara pada percobaan kedua pesawat tak mampu terbang dan jatuh tercebur di Sungai Potomac. Meski demikian, atas jasanya di bidang aeronautika, nama Langley diabadikan sebagai nama lab terkenal: NASA Langley. Jeda 8 hari setelah percobaan kedua Langley, Kitty Hawk karya Wrights bersaudara mencatat sejarah sebagai pesawat terbang pertama dengan kekuatan mesin yang mampu terbang dan mencapai ketinggian melebihi starting pointnya. Inilah kali pertama manusia berhasil mengalahkan gravitasi. Wrights bersaudara tetap melakukan perbaikan atas temuannya itu, seperti juga banyak ilmuwan di Perancis, Inggris, Jerman, Rusia, Australia, dan sebagainya. Namun, Wright Bros lah yang menarik perhatian setelah memukau masyarakat ramai di Paris. Ia kemudian menjual idenya kepada Departemen Pertahanan Amerika. Hasilnya, tak lama kemudian Angkatan Bersenjata Amerika memiliki beberapa “pesawat tempur” di mana sang pilot melempar bom dengan tangannya untuk menghabisi musuh di darat. Ketika PD I meletus di tahun 1929, pesawat bersayap ganda sudah lazim ditemui. Kemudian di tahun 1926, Charles Lindberg untuk pertama kalinya melintasi Laut Atlantik dengan sukses. Inilah titik awal ketika pesawat diperlakukan sebagai alat transportasi, bukan sekedar hobi atau mainan seperti sebelumnya. Ketika PD II meletus di tahun 1940an, pesawat tempur sudah jauh lebih canggih. Airlines dengan propeller bermunculan. Dan di tahun 1950an, mesin jet (Boeing 707) mulai beroperasi dan istilah “jet set” atau transportasi jet mulai dikenal. Pada tahun 1960 an, pesawat supersonik (Concorde) mulai beroperasi. Sayangnya, kendati Rusia telah berhasil meluncurkan satelit pertama (1957) dan Amerika sukses mendaratkan manusia di bulan (1969), perkembangan di dunia aeronautika nyaris mandeg. Memang benar bahwa keberhasilan Rusia dan Amerika tersebut lebih disebabkan oleh faktor politis (perang dingin) ketimbang faktor penemuan teknologi untuk peningkatan kesejahteraan umat manusia. Memang benar pula bahwa teknologi baru awalnya tumbuh dengan sangat lambat, kemudian mencapai titik di mana inovasi terus menghujani, dan tak lama kemudian mencapai tahap matang. Setelah itu perkembangan teknologi kembali berjalan dengan lambat. Periode antara tersebut, kalau dihitung, rata-rata sekitar 40 tahun. Dengan menggunakan perhitungan di atas, seharusnya saat ini manusia mampu terbang dengan kecepatan hipersonik atau melampaui atmosfer menuju luar angkasa. Sayangnya, akibat dana penelitian yang mahal (atau nuansa politis yang kental), baik Rusia maupun Amerika tidak lagi ngotot mengembangkan space shuttle. Wahana angkasa memang menjadi monopoli tersendiri yang teramat mahal. Akan tetapi, bagi segelintir kalangan, bisa menjadi peluang bisnis milyaran (atau trilyunan) dolar. Untuk mendapatkan pesawat angkasa yang jauh lebih murah dari gawean NASA dan para kontraktornya, digelarlah X-Prize dengan hadiah senilai US$ 10 juta bagi siapa pun yang mampu terbang setinggi 100 km atau lebih dengan membawa pilot dan 2 penumpang atau berat ekuivalennya. Ada banyak orang “gila” yang tertarik berlomba, salah satunya Burt Rutan yang didanai oleh Paul Allen. SpaceshipOne buatan Rutan keluar menjadi pemenang. Dana yang digelontorkan lebih dari US$ 20 juta, tetapi motivasi untuk meraih peluang bisnis wisata angkasa luar menjadikan US$ 20 juta seolah-olah nothing. Proyek tersebut dilanjutkan dengan SpaceshipTwo yang bisa mengangkut hingga 8 orang dan akan siap di tahun 2007 atau 2008. Konon, Virgin Galactic sudah memesan 3 pesawat SpaceshipTwo. Selain X-Prize, Bigelow -seorang jutawan pemilik hotel-hotel murahan- juga menggelar award serupa dengan hadiah US$ 50 juta plus kontrak membuat pesawat bagi siapa saja yang bisa membuat pesawat untuk mengangkut wisatawan mengelilingi bumi beberapa kali. Ia telah membuat perusahaan Bigelow Aerospace yang melakukan riset tentang bagaimana struktur bangunan yang tepat untuk hotel angkasa. Hasilnya cukup mengagumkan dan teknologinya dibeli NASA untuk perbaikan space shuttle. Tentu saja, harga ini jauh lebih murah daripada membeli dari kontraktor seperti Boeing atau Lockheed Martin. Bigelow sadar bahwa mimpi untuk membuat hotel angkasa tidak pernah bisa terwujud tanpa sistem transportasi yang murah. Tentu saja ini semua bukan bualan omong kosong. Banyak perusahaan baru dengan 50 atau 100 karyawan jenius dan backup dana yang kuat dari investor bermunculan. Angkasa luar adalah milik masyarakat biasa, bukan lagi monopoli pemerintah atau negara. Dengan lahirnya industri baru yang padat otak dan padat modal, wisata angkasa luar bukan sesuatu yang mustahil. Saat ini, Rusia bisa membawa kita berjalan-jalan ke Stasiun MIR dengan harga US$ 20 juta. Tapi beberapa tahun mendatang, tarif tersebut akan menurun secara signifikan. Tak lama lagi kita akan merasa “biasa” ketika mendengar orang-orang bekerja di angkasa luar, berbulan madu 100 km di luar bumi, atau menjadi pegawai hotel di bulan. Kolonisasi bulan atau kolonisasi Mars adalah masa depan. Kelak, eksplorasi dan eksploitasi barang tambang mungkin akan terjadi di bulan atau di planet lain yang memang sangat kaya akan mineral. Masa depan tersebut adalah milik industri kecil dengan kemampuan besar. Dan kalau 20 tahun belakangan orang terkaya dunia adalah Bill Gates, maka 20 tahun mendatang orang terkaya dunia adalah entrepreneur yang mampu berinovasi membawa manusia ke luar angkasa dengan biaya yang efektif dan efisien, serta mengemasnya dalam suatu layanan yang bernilai tambah.

sejarah power stering

sejarah power setering

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More